10 Situs Bersejarah yang Menakjubkan di Jepang

10 Situs Bersejarah yang Menakjubkan di Jepang

10 Situs Bersejarah yang Menakjubkan di Jepang – Salah satu aspek paling menarik dari Negeri Matahari Terbit adalah luasnya budaya dan arsitektur yang telah muncul selama sejarahnya yang panjang.

10 Situs Bersejarah yang Menakjubkan di Jepang

 Baca Juga : Tempat Terbaik untuk Dikunjungi di Jepang

japanorama – Di seluruh negeri terdapat ribuan kuil, kuil, dan kastil yang berusia ratusan tahun, dan sering kali terletak di atas lanskap yang indah. Sepanjang tahun, para pelancong berziarah ke berbagai situs menakjubkan yang ditawarkan negara ini sebagai cara untuk belajar tentang budaya dan sejarah Jepang. Inilah 7 pilihan kami yang membuat tampilan penting.

1. Meiji Jingu

Meiji Jingu adalah kuil suci bagi Kaisar Meiji, kaisar pertama Jepang modern setelah kejatuhan Samurai, dan istrinya, Permaisuri Shoken. Terdiri dari tiga bagian, Meiji Jingu terdiri dari serangkaian bangunan kuil, taman dalam dan luar, dan Galeri Gambar Peringatan Meiji. Pengunjung dapat memasuki Meiji Jingu melalui dua gerbang terbesar di Jepang, atau ‘tori’, yang berusia lebih dari 1.700 tahun dan memiliki stempel kekaisaran.

Mengunjungi Meiji Jingu adalah pengalaman yang sangat damai dan dijiwai dengan rasa budaya Jepang yang luar biasa, terutama ketika upacara minum teh tradisional atau salah satu dari banyak upacara pernikahan yang diadakan di sana berlangsung. Ini adalah pengalaman yang sangat kontras dengan kota Tokyo yang ramai di mana Meiji Jingu tinggal.

2. Kuil Yasukuni

Kuil Yasukuni awalnya didirikan pada tahun 1869 oleh kaisar pertama Jepang modern, Kaisar Meiji, untuk menghormati mereka yang berjuang dan mati demi negara.

Sekitar 2.500.000 nama diabadikan di Yasukuni, di antaranya korban perang sejak tahun 1853, termasuk Perang Boshin, Perang Seinan, perang Tiongkok-Jepang dan Rusia-Jepang, Perang Dunia I, Insiden Manchuria, Insiden China, dan Perang Dunia I. Perang Kedua, yang dikenal di Jepang sebagai Perang Asia Timur Raya. Kuil Yasukuni adalah bagian dari kawasan seluas enam hektar dan kuil itu sendiri dikelilingi oleh patung-patung dan peringatan untuk para korban lain seperti janda perang, pilot kamikaze, dan hewan.

3. Peringatan Perdamaian Hiroshima

Peringatan Perdamaian Hiroshima, juga dikenal sebagai Kubah Bom-A atau Kubah Genbaku, di Hiroshima, Jepang, adalah satu-satunya bangunan di kota yang selamat setelah ledakan pertama bom atom. Pada tanggal 6 Agustus 1945, pasukan AS menjatuhkan bom atom di kota Hiroshima, Jepang. Itu adalah penggunaan pertama ‘bom atom’.

Awalnya dibangun pada tahun 1915, gedung Peringatan Perdamaian Hiroshima adalah struktur kubah yang berfungsi sebagai gedung perkantoran untuk bisnis serta pemerintah Jepang selama perang. Saat ini, gedung Peringatan Perdamaian Hiroshima merupakan bagian dari Taman Peringatan Perdamaian Hiroshima yang juga memiliki museum. Ini juga merupakan situs Warisan Dunia UNESCO.

4. Kuil Sensoji

Kuil Sensoji adalah kuil Buddha di Tokyo di Jepang. Sementara struktur asli Kuil Sensoji diperkirakan dibangun pada tahun 628 M, menjadikannya yang tertua dari jenisnya di kota, sebagian besar terbakar selama Perang Dunia Kedua. Kuil saat ini dibangun kembali setelah perang.

Kuil Sensoji didedikasikan untuk Kannon-Bosatsu, dewi belas kasih, yang patungnya ditempatkan di sini, meskipun tidak dipajang. Legenda mengatakan bahwa Kuil Sensoji yang asli didirikan setelah patung ini ditangkap oleh dua orang nelayan pada tahun 628 M. Saat ini, Kuil Sensoji adalah salah satu atraksi paling populer di Tokyo.

5. Museum Edo Tokyo

Museum Edo Tokyo di Tokyo di Jepang mencatat sejarah kota, yang awalnya dikenal sebagai Edo. Dibagi menjadi tiga bagian, satu dikhususkan untuk Edo, satu lagi untuk Tokyo, dan yang terakhir bernama ‘Zona Sejarah Komprehensif’, Museum Edo Tokyo memiliki lebih dari 2.500 artefak dan objek yang memetakan sejarah Edo dan Tokyo, dari aspek sosial hingga politik dan ekonomi.

Rute bahasa Inggris melewati museum dan menawarkan wawasan yang luar biasa tentang sejarah Tokyo dan Jepang. Salah satu pamerannya yang lebih populer adalah rekonstruksi Jembatan Nihonbashi yang asli, yang melaluinya seseorang dapat memasuki Museum Edo Tokyo.

6. Museum Nasional Tokyo

Museum Nasional Tokyo (Tokyo Kokuritsu Hakubutsukan) menyimpan harta nasional dari Jepang dan sekitar Timur Jauh dan Asia.

Temuan arkeologisnya berkisar dari karya seni Jepang dan potongan arkeologi hingga artefak dari Mesir dan India. Ini juga memiliki koleksi yang dikenal sebagai Harta Karun Horyuji, yang terdiri dari lebih dari 300 karya seni Buddha. Pameran di Museum Nasional Tokyo diatur berdasarkan kategori.

7. Kiyomizudera

Kiyomizudera atau Kiyomizu-dera adalah kuil Buddha yang terdaftar di UNESCO di Kyoto, Jepang. Kuil pertama Kiyomizudera didirikan pada 780 M selama periode Heian dan ditetapkan sebagai kuil kekaisaran pada 805 M, meskipun banyak dari kuil ini dihancurkan dan dibangun kembali pada 1630-an, termasuk Aula Utama. Aula Utama di Kiyomizudera terkenal karena menggantung di atas tebing yang curam.

Setiap bagian dari Kiyomizudera didedikasikan untuk dewa Buddha yang berbeda. Bagian tertua Kiyomizudera yang masih ada berasal dari abad ketujuh belas dan termasuk Gerbang Niomon dan kandang Unatodome.