Menu

Mengenal Lebih Dekat Budaya Seni Teater di Jepang

Taukah anda terhadap teater? Teater adalah karya seni yang diperankan langsung oleh sejumlah orang tanpa proses rekaman ulang. Jadi budaya seni ini tumbuh di Jepang hingga kini banyak dilakukan di berbagai negara, termasuk Indonesia.

Di jepang sendiri, hampir semua Kota telah melakukan festival khusus teater dalam berbagai macam perayaan. Banyak wisatawan asing yang hingga kini menikmati tontonan tersebut secara langsung. Dan uniknya lagi, penonton yang ada di depan terkadang juga ikut bermain secara spontan. Hal ini pun tergantung dengan adegan atau alur yang disesuaikan dengan inti cerita.

Jepang sangat terkenal dengan budaya seni teaternya yang hingga kini membuat iri banyak negara. Masyarakat Jepang masih tetap melestarikan warisan nenek moyang itu. Karena bagi mereka, hal tersebut sangat layak untuk tetap dijaga.

Tentang keragaman seni teater yang ada di Negeri Sakura itu, berikut ini 3 ulasan dari japanorama.com, yaitu :

  • Kabuki Theater
    Kabuki Theater adalah seni teater yang terinspirasi dari kecantikan Ratu Elizabeth di Inggris. Di abad ke 17, Okuni berhasil menciptakan sebuah ide kreatif dalam memerankan pemain tanpa harus melakukan dubbing atau rekaman. Dalam karyanya itu, teater ini mayoritas dimainkan oleh kaum adam. Ia memiliki alasan kuat untuk tidak memerankan pemain wanita di teater itu. Telah diketahui bahwa peran perempuan akan menyebabkan konflik antara pemain dan penonton. Jadi teater Kabuki pada waktu itu murni diperankan laki-laki. Namun saat ini, teater tersebut sudah menggunakan pemain wanita dan berjalan normal.
  • Noh Teater
    Noh Teater merupakan seni teater yang diciptakan sejak abad ke 14. Ini merupakan teater yang paling tua dalam sejarah karya seni di Jepang. Pertunjukan seni teater ini dipandukan dengan karya seni asal China. Pada masa itu, tarian khas Jepang, dengaku telah dikombinasikan dengan seni China, Sarugaku. Noh merupakan pangeran Junko yang melangsungkan kehidupan bersama kedua saudarinya, Nomura Mansai dan Miyake tokuro. Telah dipastikan bahwa akhir kehidupan mereka telah pupus pada awal abad ke 15. Hingga kini seni teater ini masih abadi dan terus berkembang di Jepang.
  • Bunraku Teater
    Sedangkan Bunraku teater yaitu salah satu pertunjukan seni yang terinspirasi boneka sebagai figur utamanya. Teater ini bukan boneka pada umumnya, melainkan orang asli yang memerankan adegan tersebut. Teater boneka ini hanya dimainkan sejumlah 1 hingga 3 orang saja.

Pada alur ceritanya, teater ini menceritakan tentang kehidupan sejarah pada masa lalu. Selain itu, juga menyajikan masalah atau sengketa di kehidupan sosial. Teater ini banyak mengandung pesan moral terhadap para penonton. Jadi anda bisa jadikan teater ini sebagai acuan bahwa hidup harus lebih bermakna dan bersosial dengan baik.

Tags: , , , , ,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Do NOT follow this link or you will be banned from the site!